PERAN KEPERAWATAN DALAM MENUNJANG PEMBANGUNAN KESEHATAN PARIWISATA BERBASIS MASYARAKAT DI BALI

kadek eka swedarma

= http://dx.doi.org/10.24990/injec.v1i1.101
Abstract views = 636 times | views = 187 times

Abstract


Peran perawat dalam memberikan pelayanan keperawatan kepada wisatawan belum terlihat nyata. Salah satu kemungkinan yang terjadi karena belum jelasnya pemahaman, batasan dan kemampuan perawat dalam menunjang kesehatan pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran perawat dalam memberikan pelayanan kesehatan pariwisata, serta memahami tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan kemampuan perawat dalam memberikan pelayanan keperawatan baik kepada wisatawan, pelaku wisata maupun masyarakat sebagai tujuan wisata.<br />Penelitian ini merupakan penelitian crossectional study. Pengambilan data dilaksanakan pada 4 Puskesmas wilayah tempat wisata baik di Gianyar, Denpasar, Badung dan Bangli terhadap 32 perawat yang bertugas di Puskesmas dengan teknik purposive sampling.<br />Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 32 responden perawat di Puskesmas sebanyak 40% perawat melaksanakan tugas sebagai pemberi pelayanan keperawatan, 30% peran sebagai pendidik masyarakat, 20% sebagai advokat serta 10% sebagai konselor. Sebanyak 60% kemampuan perawat sudah baik, 25% cukup dan 15% kemampuan perawat masih kurang. Terdapat hubungan yang bermakna antara umur (p: 0,002, OR:2,2),  pendidikan (p: 0,001, OR:2,3), serta kemampuan bahasa asing (p: 0,000, OR:3,4), dengan kemampuan perawat dalam memberikan pelayanan keperawatan baik kepada wisatawan, pelaku wisata maupun masyarakat.<br />Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sebagian besar perawat berperan sebagai pemberi pelayanan kesehatan dan kemampuannya sudah baik. Kemampuan berbahasa asing yang kurang berpotensi 3 kali menyebabkan pelayanan keperawatan yang diberikan juga kurang. Kondisi ini perlu mendapatkan perhatian baik dari dinas kesehatan, dinas pariwisata maupun pihak terkait lainnya membekali perawat dengan pendidikan serta pelatihan yang memadai mengenai perkembangan terkini tentang kesehatan wisata serta kemampuan berbahasa asing.

Kata kunci : Peran Keperawatan, Kesehatan Pariwisata


Full Text:

PDF

References


Stanhope M., and Lancaster J. 2010. Community & public health nursing (5th ed). St Louis: Mosby

Parwati, T. 2011. Kasus utama yang dialami Traveller di Bali, Laporan Tahunan RSUP Sanglah

International travel and health. Geneva: World Health Organization. 2010. http://www.who.int/ith/ITH2010chapter1.pdf.

Green, L.W. 1991. The Precede-proceed Model. Available from: www.wekipedia.co.id.

Sukarsa I Made. 2010. Pengatar Pariwisata. BKS. PTN-INTIM Dirjen Dikti Depdikbud RI.

Anom, I Putu. 2010. Pemberdayaan The Input of Tourism Resources yang Berdimensi Kerakyatan Menuju Pariwisata Berkelanjutan, Analisis Pariwisata Vol 2 No. 2, PS. Pariwisata Unud, Denpasar.

Wahab Salah, 2011, Manajemen Kepariwisataan, Jakarta


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




This journal is indexed by:

 


Copyright of Indonesian Nursing Journal of Education and Clinic (INJEC) (e-ISSN:2527-8819, p-ISSN:2527-8800).

 

View My Stats